01 / mindset

Setup agent mandiri itu
panjang dan bertahap.

User perlu paham bahwa agent seperti Hermes tidak dibentuk dari satu prompt. Ia dibentuk dari akses nyata, aturan permanen, testing, dan koreksi berulang.

Urutan setup

Jangan langsung minta agent "jadi otonom". Ikuti urutan ini agar agent punya fondasi yang kuat:

1. Siapkan profile

Tentukan Hermes profile yang dipakai. Profile memisahkan SOUL.md, memory, credential, skill, dan session. Jangan campur agent kerja dengan agent personal dalam satu profile.

2. Siapkan akses

Buat akun atau wallet khusus untuk agent. Simpan credential di lokasi aman seperti ~/.agent/credentials/, bukan di SOUL.md. Credential yang bocor di SOUL.md bisa masuk ke log dan context lain.

3. Buat behavior

Minta agent menulis behavior permanen untuk setiap akses yang ia miliki: kemampuan apa saja yang boleh dilakukan, batas apa yang butuh izin, dan bagaimana ia harus log setiap aksi.

4. Iterasi

Berikan task kecil, koreksi hasilnya, lalu simpan koreksi yang stabil ke SOUL.md atau memory. Jangan langsung kasih task besar — bangun kepercayaan dulu lewat task kecil yang berulang.

Kenapa tidak bisa instan?

Agent AI, secerdas apa pun model yang dipakai, tidak bisa langsung memahami konteks unik kamu: workflow mana yang penting, bahasa apa yang kamu pakai, batas mana yang harus dijaga. Semua itu harus dipelajari dari interaksi nyata.

SOUL.md yang bagus bukan ditulis sekaligus — ia tumbuh dari koreksi kecil: "jangan pakai bahasa formal", "swap harus ke native ETH bukan WETH", "jangan pernah force push ke main". Setiap koreksi yang disimpan membuat agent makin stabil.

Kesalahan umum

Memberi semua akses sekaligus

Jangan langsung berikan semua token dan credential di awal. Mulai dari satu akses, test behavior-nya, baru tambah akses berikutnya. Agent yang kebanyakan akses tanpa behavior yang jelas akan bingung sendiri.

Benar
Mulai dari satu akses dulu — misalnya GitHub. Kasih token, minta agent tulis behavior, test beberapa kali, koreksi kalau perlu. Baru tambah akses berikutnya setelah yang pertama stabil.
Salah
Langsung kasih semua token: GitHub, Discord, wallet, email, X Twitter. Supaya agent bisa langsung semuanya.

Mengharapkan agent langsung sempurna

Agent pertama kali pasti akan salah: terlalu pasif, terlalu berani, terlalu panjang, atau salah konteks. Itu normal. Yang penting adalah setiap kesalahan disimpan sebagai koreksi permanen.

Benar
Agent pertama kali pasti belum pas. Aku akan kasih task kecil dulu, lihat hasilnya, koreksi kalau salah, dan simpan koreksi itu. Lama-lama agent makin stabil.
Salah
Aku harap agent ini langsung bisa melakukan semuanya dengan benar

Menulis SOUL.md terlalu panjang

SOUL.md bukan tempat dump semua instruksi. Isi hanya aturan jangka panjang: identitas, akses, otonomi, batas. Instruksi project spesifik lebih cocok di memory atau file terpisah.

Benar
SOUL.md hanya untuk aturan yang berlaku di semua konteks: identitas, komunikasi, akses, batas. Instruksi project spesifik seperti "repo ini pakai TypeScript" aku simpan di memory, bukan di SOUL.md.
Salah
Aku tulis semua instruksi di SOUL.md supaya lengkap: cara deploy, nama branch, format commit, library yang dipakai, dan lain-lain.
Proses setup yang baik: kasih akses → minta behavior → test → koreksi → simpan → ulangi. Dalam beberapa iterasi, agent akan mulai memahami pola kerja kamu.

Hermes SOUL Guide — membuat agent pintar itu proses, bukan prompt instan.